Tuhan Yesus Menyembuhkan Seorang Kusta
on July 3rd, 2012 at 2:20 pmMatius 8:1-4
Ketika mendengar Tuhan Yesus berkhotbah, orang-orang sangat takjub. Tuhan Yesus mengajar dengan penuh kuasa karena Dia adalah sang Firman yang menjadi manusia. Tuhan Yesus bukan hanya bisa mengajar, tetapi perbuatan-Nya juga memperlihatkan kuasa-Nya.
Ketika Ia turun dari bukit setelah berkhotbah, seorang penderita kusta datang dan menyembah Dia. Pada zaman itu orang kusta hidupnya sangat sulit. Mereka harus diasingkan di tempat khusus dan tidak bisa lagi tinggal bersama keluarga mereka. Orang kusta bahkan harus berteriak bahwa ia najis (kotor) ketika ada orang yang tidak dikenalnya mendekatinya. Orang kusta hanya bisa menunggu kapan ia mati akibat penyakit yang menggerogoti tubuhnya itu. Zaman itu penyakit kusta sangat ditakuti dan belum ada obatnya.
Satu-satunya harapan orang kusta itu adalah Tuhan Yesus. Ia tahu bahwa Tuhan Yesus yang mengajar dengan penuh kuasa itu bisa menyembuhkannya. Tetapi ia belum tahu apakah Tuhan Yesus mau menyembuhkannya saat itu. Maka, dengan iman ia maju mendekati Tuhan Yesus.
Bayangkan, bagaimana terkejutnya orang banyak ketika melihat orang kusta itu berani mendekat dan masuk ke dalam kerumunan orang banyak. Pastilah banyak orang yang langsung menjauhinya dan menatapnya dengan hina. Tetapi Tuhan Yesus malah mengulurkan tangan-Nya dan memegang orang kusta itu. Dan saat itu juga kustanya hilang. Puji Tuhan!
Temukan lebih lanjut
Apakah permintaan orang kusta itu? (ay.2)
Doa
Bapa di surga, saya tahu Engkau adalah Allah yang mahakuasa. Tuhan bisa melakukan apa saja. Tetapi biarlah permohonan doa saya sesuai dengan kehendak Tuhan saja. Saya mau belajar menurut apa yang Engkau mau dan bukan apa yang saya mau. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.
Lakukan
Biarlah kemauanmu sesuai dengan kemauan Tuhan. Bukan Tuhan yang menuruti kemauan kita, tetapi kitalah yang menuruti kemauan Tuhan.
Cerita Alkitab :: Renunganku :
Sumber Dari Pelitaku edisi 6