Obaja 1:8-16
Hari ini kita merenungkan bagian firman Tuhan dari kitab Obaja. Kitab ini hanya terdiri dari 1 pasal dengan 21 ayat saja. Kitab ini sungguh singkat.
Nama Obaja berarti hamba Allah. Obaja dipilih Allah menjadi hamba-Nya untuk menyampaikan peringatan kepada bangsa Edom. Edom adalah keturunan Esau, kakak Yakub/Israel. Bangsa Edom juga menerima berkat yang umum dari Allah. Orang-orang Edom dikenal bijaksana (ayat 8). Namun, kali ini Allah memperingati akan menghukum Edom.
Ketika itu bangsa Israel sedang menjalani hukuman Allah. Bangsa Edom bersuka ria pada hari kemalangan Israel yang terhitung saudaranya itu. Namun Allah tidak membiarkan bangsa lain mengambil keuntungan dari kemalangan umat-Nya dan mengejek mereka dengan tidak seharusnya pada saat penghukuman itu. Maka, Allah juga akan menghukum Edom.
Peristiwa itu memberikan kita sebuah pelajaran berharga. Ketika kita melihat orang lain mengalami kesulitan karena kesalahan mereka, jangan sekali-kali kita merasa diri lebih baik sehingga merasa pantas menghina mereka. Kita tidak punya hak untuk bersuka cita ketika orang lain dihukum. Penghukuman orang lain seharusnya menjadi peringatan buat kita juga, karena kita mungkin akan membuat kesalahan yang sama.
Pernahkah engkau senang ketika teman atau saudaramu kena hukuman? Sekarang engkau sudah tahu ‘kan, bahwa Allah tidak menyukai hal itu?
Temukan lebih lanjut
Peringatan apa saja yang Allah berikan kepada Edom? (ay.12-14)
Doa
Bapa di surga, mungkin selama ini saya merasa diri saya lebih baik dari orang lain, sehingga saya bisa senang jika orang lain dihukum. Ampuni kesombongan saya itu, Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.
Lakukan
Ketika engkau melihat teman atau saudaramu dihukum, jangan menertawakan mereka, ya.Tetapi, belajarlah dari kesalahannya supaya engkau tidak melakukan kesalahan yang dia lakukan.
Cerita Alkitab :: Renunganku :
Sumber Dari Pelitaku edisi 4