Daniel 1 : 8-21
Sebagai tawanan, orang Israel tidak disiksa secara fisik, malah mereka diberi banyak makanan raja dan diajar banyak ilmu pengetahuan. Meskipun begitu, sebenarnya mereka berada di bawah kekuasaan raja Babel.
Di antara tawanan itu ada empat pemuda Israel yang menonjol, yaitu Daniel dan tiga temannya. Mereka diberi nama baru. Nama-nama itu dalam bahasa Babel dan menunjukkan kekuasaan ilah-ilah Babel. Pada zaman itu orang yang memberikan nama memiliki kuasa atas orang yang ia beri nama.
Daniel dan teman-temannya juga mengalami hal yang sama. Bahkan sampai hal paling sederhana, yaitu makanan dan minuman mereka pun ditentukan kerajaan. Melihat hal itu, Daniel yang masih muda bertekad untuk tidak mengikuti segala kebiasaan bangsa Babel yang tidak mengenal Allah. Daniel dan teman-temannya meminta agar diperbolehkan tidak ikut makan dari makanan raja. Biasanya makanan raja sudah dipersembahkan kepada dewa-dewa mereka. Dan mungkin ada makanan tertentu yang tidak boleh dimakan orang Israel karena dilarang dalam Taurat Musa.
Di sini kita lihat meskipun Daniel masih muda ia sudah menetapkan hatinya untuk lebih taat kepada Allah. Dan Allah menyertai anak-anak-Nya yang taat kepada-Nya. Tahukah engkau bahwa Allah mengaruniakan Daniel dan teman-temannya kecerdasan 10 kali lipat dari orang lain. Tetapi, yang paling penting adalah ketetapan hati mereka untuk lebih menaati Allah, walaupun pada waktu itu keadaannya sulit.
Temukan lebih lanjut
Apakah permintaan Daniel? (ay.8,12,13)
Doa
Bapa di surga, ajar saya untuk lebih taat kepada-Mu walaupun kadang-kadang keadaannya tidak enak. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.
Lakukan
Menaati Allah ketika keadaan baik-baik saja mungkin mudah. Tetapi bagaimana jika keadaan sepertinya tidak memungkinkan atau tidak menyenangkan? Maukah engkau tetap menaati Allah dalam keadaan itu? Tuliskan 2 niat atau ketetapan hatimu pada Allah.
Cerita Alkitab :: Renunganku :
Sumber Dari Pelitaku edisi 4