Maleakhi 4:1-6
Allah sudah mengatakan bahwa suatu hari akan datang ujian bagi setiap orang. Ujian itu bagaikan nyala perapian yang akan dimasuki setiap orang. Api itu akan membedakan antara orang yang tidak menghormati Allah dan orang yang sungguh-sungguh takut akan Nama Allah, antara orang yang tidak beribadah kepada Allah dan orang yang beribadah kepada Allah, antara orang fasik dan orang benar. Orang benar akan selamat tapi orang fasik akan hancur menjadi debu.
Di hadapan Allah tidak ada yang netral, tidak ada posisi tengah atau sedang-sedang saja atau setengah-setengah. Di hadapan Allah hanya ada orang benar dan orang fasik, tidak ada orang yang 50% benar + 50% fasik, atau 70% benar + 30% fasik. Di hadapan Allah kita tidak bisa menipu dan pura-pura benar, karena akan diujioleh api. Di dalam api barang yang mudah terbakar tidak bisa berpura-pura menjadi mirip seperti emas yang tahan api.
Janganlah membiasakan diri ikut-ikutan atau asal-asalan percaya dan beriman kepada Allah. Allah tidak bisa ditipu dengan tingkah laku yang tampaknya rohani dari luar. Hari Tuhan dimulai dengan kedatangan Tuhan Yesus ke dalam dunia dan kita menantikan kedatangan-Nya kembali untuk menjadi Hakim bagi seluruh dunia.
Temukan lebih lanjut
Sebelum datangnya Hari Tuhan, siapakah yang diutus Allah? (ay.5)
Doa
Bapa di surga, saya mau sungguh-sungguh percaya sejak saya masih kecil. Pimpinlah saya, Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa. Amin.
Lakukan
Tuhan Yesus yang sudah pernah datang ke dalam dunia berjanji akan datang untuk kedua kalinya kelak. Saat itu Ia akan datang menjadi Hakim. Marilah kita selalu sungguh-sungguh mengasihi dan menaati Tuhan.
Cerita Alkitab :: Renunganku :
Sumber Dari Pelitaku edisi 4